Pajak

Contoh Faktur Penjualan dan Komponen Penting Didalamnya

By October 2, 2017 No Comments

Sumber : jurnal.id

Proses transaksi antara konsumen, pemilik usaha, dan supplier pasti akan terjadi disetiap bisnis. Sebuah transaksi bisnis, biasanya akan selalu dibuatkan suatu catatan, seperti nota atau faktur sebagai bukti transaksi. Selain sebagai bukti fisik pada setiap transaksi, faktur juga bisa menjadi dokumen untuk pelanggan maupun perusahaan. Jika perusahaan bergerak dibidang penjualan produk maka bukti transaski bisa dalam bentuk nota penjualan, kuitansi penjualan, ataupun faktur penjualan.

Faktur penjualan sangat dibutuhkan sebagai bukti fisik dan dokumen keuangan yang nantinya dapat digunakan sebagai bukti jika suatu saat pelanggan melakukan komplain. Berapapun jumlah transaski, perusahaan profesional akan selalu memberikan faktur penjualan meskipun konsumen tidak memintanya. Berikut adalah contoh faktur penjualan.

Dalam membuat faktur penjualan, ada beberapa komponen penting yang harus Anda perhatikan seperti.

Identitas Perusahaan

Tampilkan secara lengkap tentang nama, logo, slogan, dan alamat perusahaan. Hal ini juga bisa berfungsi sebagai media promosi.

Nama Pelanggan

Tulis secara lengkap nama dan alamat pelanggan Anda. Hal ini sangat penting sebagai data fisik bagi Anda maupun pelanggan.

Kode atau Nomor Transaksi

Ini sangat penting, untuk membedakan transaksi yang satu dan transaksi lainnya. Dengan adanya kode atau nomor transaksi, maka antara satu faktur dan faktur lainnya tidak akan tertukar dan membingungkan.

Tanggal Transaksi

Tanggal transaksi akan memberikan informasi kapan transaksi ini terjadi. Anda juga diperbolehkan menambahkan jam jika dibutuhkan.

Detail Transaksi

Pada daftar ini, Anda bisa menjelaskan semua mengenai barang yang Anda jual seperti kode dan nama barang, jumlah, satuan, harga satuan, diskon, dan total harga.

Jumlah Harga yang Harus Dibayar

Jumlah harga yang harus dibayar di sini meliputi subtotal yang merupakan jumlah dari harga setiap barang, PPN atau Pajak yang diambil dari subtotal, dan juga total keseluruhan sebagai jumlah harga yang harus dibayar oleh pelanggan. Hal ini sangat penting dicantumkan untuk mengetahui beban yang harus dibayar oleh pelanggan secara jelas.

Nama dan Tanda Tangan Kasir

Isilah nama dan tanda tangan kasir secara lengkap. Hal ini memudahkan jika terjadi kesalahan pencatatan, Anda akan lebih mudah mengetahui siapa yang melakukan transaksi tersebut.

Nama dan Tanda Tangan Penerima

Dengan menuliskan nama dan tanda tangan penerima, Anda dapat mengetahui kepada siapa barang diberikan. Hal ini juga dapat mengurangi risiko adanya komplain dari pelanggan.

Stempel Perusahaan

Sebagai sebuah dokumen yang resmi, sebaiknya pada faktur penjualan tunai/kredit ditambahkan stempel resmi perusahaan. Stempel ini berfungsi sebagai penanda keaslian atau keabsahan dari faktur yang dibuat.

Keterangan Lain

Keterangan lain yang dapat ditambahkan pada sebuah faktur adalah keterangan mengenai syarat dan ketentuan atas transaksi. Seperti ‘barang yang sudah dibeli tidak dapat ditukar atau dikembalikan’ dan lain sebagainya.

Faktur penjualan sangat penting untuk menjaga transaksi perusahaan tetap tercatat secara detail sehingga dapat digunakan untuk proses akuntansi perusahaan yang lebih baik. Dengan menggunakan Jurnal, Anda dapat membuat faktur penjualan (invoice) dengan mudah dan cepat. Jurnal juga telah menyediakan 11 desain profesional yang dapat disesuaikan dengan bisnis Anda. Bukan hanya itu, Anda juga dapat mengirimkan invoice secara langsung ke pelanggan Anda dengan mudah dan cepat.

 

Ingin kami bantu untuk mengenai perpajakan? Silahkan hubungi Vopindo di 021-22952709. Kami siap membantu Anda.

 

Leave a Reply

%d bloggers like this: